Proses studi dari seorang lulusan SMA menjadi seorang dokter adalah proses yang sangat  panjang. Tahap awal dari proses ini adalah masa belajar awal sebagai mahasiswa S1 Kedokteran  yang sering dikenal dengan masa preklinik. Di masa prekliniklah, fondasi awal seorang dokter diletakkan dan ditempa. Terlebih lagi, masa preklinik merupakan masa transisi cara belajar, dari cara
belajar di SMA menjadi cara belajar fakultas kedokteran. Mengamati kedua hal ini, maka Ingenio juga menyediakan bimbingan untuk mahasiswa preklinik. Sistem kurikulum pendidikan kedokteran di Indonesia menggunakan KBK (Kurikulum Berbasis Kompetensi), dimana materi pendidikan dibagi berdasarkan blok sistem organ, seperti blok  kardiologi, respirologi, neurologi, dll. Bimbingan preklinik Ingenio juga menggunakan prinsip blok, terbagi menjadi 2 kali pertemuan dalam seminggu dan 2 jam untuk tiap pertemuan. Bimbingan preklinik Ingenio merupakan suplementasi dari pengajaran tiap fakultas. Ingenio berfokus kepada pola pikir klinis, bukan akademis. Ini berarti Ingenio tidak akan fokus kepada teori murni yang jarang digunakan dalam proses berpikir dan skill seorang klinisi, sesuai dengan Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI). Segala materi yang diberikan Ingenio akan bersifat praktis dan berguna, bukan hafalan murni demi mendapatkan nilai.

Lama Bimbingan: 2 jam tiap pertemuan
Frekuensi: 2x tiap minggu
Jumlah pertemuan: variatif tergantung blok
Biaya  : Rp. 100.000,-/2 jam